Diduga Pembangunan Pagar Dan Gapura SD Negeri 41 Pagar Alam, Asal Jadi Untuk Meraup Keutungan


Pagar Alam   Sumatra Selatan Tinta Peta  - Bedasarkan Temuan Media Bersama DPC AKPERSI (Asosiasi keluarga Pers Indonesia) Pagaralam Turun langsung kelapangan dengan adanya dugaan Pembangunan Pagar Dan Gapura SD Negeri 41 Pagar Alam berlokasi Gunung Agung Pauh kecamatan Dempo Utara Kota Pagar Alam, dikerjakan Asal jadi yang terindikasi  Mark up yang dapat Merugikan Negara. Selasa (14.12. 2025.


Pagar Dan Gapura di bangun menggunakan dana APBD Kota Pagar Alam yang dikerjakan oleh  Cv. IRZA JAYA

Nama Kegiatan : Pembangunan Pagar dan Gapura SD Negeri 41 Pagar Alam 

No : 001/420/SP/DIKBUD-DIKDAS/2025

Kegiatan : Pembangunan Ruang Kelas Baru 

Lokasi Kegiatan : Kota Pagar Alam 

Nilai Kontrak : RP. 412. 523. 224.85

Masa Pelaksanaan  : Hari Kalender 

Pelaksana  : CV. IRZA JAYA

Sumber Dana : APBD TA.. 2025.


Awak media ini turun langsung ke lapangan bertanya dengan tukang menanyakan terkait Pembangunan pagar yang diduga memasang  selop dan tiang besi si atas bangunan dan berapa kedalaman pondasi ia mengatakan tidak tau dan kalau yang ini bangunan yang lama sudah retak kami bagusih lagi kalau yang itu memang  di atas bangunan yang lama masang besinya , lanjut bertanya lagi oleh awak media berapa pajang bangunan dan tinggi dari pondasi mala tukang mengatakan ini yang baru diperbaiki kalau yang lama itu, kalau tingginya tidak tau alasan kepala tukang  lagi keliling.


Kemudian Tim media ini menanyakan berapa kedalaman pondasi, tukang mengatakan ini tidak merata, awak media kembali bertanya kalau yang ini berapa kedalaman yang ini tukang mengatakan dalam 50 cm dan lebar 40 Cm


Dihari yang berbeda tim media turun kelapangan lagi, melihat tukang sedang memukuli bangunan tembok penahan yang lama, bertanya dengan tukang kenapa   di bobok bangunan Yang lama ini tukang diam tidak menjawab, Uda ada yang terpasang besi diatas bangunan yang lama bahkan besinya terlihat dibagian bawah keluar.


Tim media ini bertanya dengan masyarakat terkait dengan bangunan ini, menyampaikan ke media ini bahwa balokan bangunan pagar yang didepan pondasinya diatas pondasi Pagar yang lama yang pagar belakang dan samping kanan pondasinya itu bobokan bangunan lama bahkan lobang besi untuk tiang itu diatas bangunan Yang lama kemudian mereka cor bersama selop Mak Mane nak tahan ame asak galak gawekanye ucap masyarakat yang engan meyebutkan namanya.


Heri.ck Sekretaris DPC AKPERSI (Asosiasi Keluarga Pers Indonesia) Pagar alam mengatakan kepada media ini terkait dengan pembangunan Pagar dan Gapura ini diduga tidak sesuai dengan Rab seperti memasang pondasi dan memasang besi untuk tiang itu diatas bangunan Yang lama dan pondasi Pagar depan itu, Pondasi diatas pondasi yang lama kemudian kedalaman pondasi dan lebar itu kata tukang 50 Cm dan lebar 40 cm padahal itu kami ukur haya 30 cm kedalam dan untuk lebar itu kurang Lebih 40 Cm kenapa saya bisa mengatakan seperti itu saya sebagai putra Asli gunung agung pauh mengawal pembangunan Pagar dan Gapura.


Lajut Heri.ck sekarang pertanyaannya  apakah boleh memasang besi diatas bangunan yang lama dan Apakah kuat menahan beban pagar yang tingginya kurang Dua meter yang saya takutkan ketika pagar itu robo akan berdampak patal bila hal yang tidak kita inginkan terjadi robo siapa yang akan bertanggung jawab ucap .


Lajut Heri SK Diduga Kualitas Beton (Honeycombing): Pada salah satu foto terlihat permukaan beton yang berongga atau kasar (keropos). Hal ini biasanya terjadi karena campuran semen yang kurang atau proses pemadatan yang tidak maksimal saat pengecoran.

Pemasangan Batu Belah/Pondasi: Terlihat susunan batu pada dinding penahan atau pondasi menggunakan adukan semen yang tampak tipis dan tidak merata, sehingga batu-batu besar terlihat menonjol tanpa pengikat yang kokoh.


Struktur Kolom dan Bekisting: Penggunaan papan kayu (bekisting) untuk kolom terlihat kurang rapi dan presisi. Selain itu, ada bagian struktur yang tampak hanya bertumpu pada susunan bata merah atau tanah tanpa pondasi dalam yang memadai.

Kebersihan dan Keamanan Lokasi: Area kerja terlihat cukup berantakan dengan material yang berserakan, yang mencerminkan kurangnya manajemen lapangan yang profesional oleh pelaksana CV. IRZA JAYA.

​Perbandingan dengan Nilai Kontrak

​Dengan nilai kontrak sebesar Rp. 412.523.224,85, masyarakat berhak mengharapkan standar bangunan yang memenuhi kriteria teknis Dinas Pekerjaan Umum (PU). Anggaran sebesar itu seharusnya menjamin:

​Struktur Beton yang Halus dan Kuat: Tidak ada rongga udara yang bisa menyebabkan korosi pada besi tulangan di dalamnya.

​Pondasi yang Stabil: Terutama karena lokasi berada di area miring atau dekat saluran air (drainase).


Kemudian awak media ini ke kantor Pendidikan dan kebudayaan kota Pagar Alam mau Konfirmasi ke kepala dinas terkait pembangunan Pagar dan gapura SD N. 41 sangat disayangkan kepala dinas pak Nopi tidak ada di kantor, kemudian Tim Media ini Konfirmasi via whatsap , di telpon tidak di angkat dan di chat tidak ada jawaban sampai berita ini terbit dari kepala dinas dan Kabid Dikdas, maka dengan  ini kami meminta kepada APH dan dinas yang terkait untuk menindak lanjuti bangunan pagar dan gapura SD 41.


 DPC AKPERSI  Pagar Alam

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama