13 Januari 2026- Bengkulu Proyek Drainase Padang Serai, Kampung Melayu, Bengkulu, yang menelan dana Rp 3,2 miliar, menjadi sorotan warga setelah banyak di antaranya protes karena kualitasnya yang dianggap asal jadi. Warga mengeluh bahwa drainase yang dibangun tidak dapat menampung air hujan, sehingga menyebabkan banjir dan genangan di sekitar area tersebut.
Menurut warga, proyek ini telah selesai dikerjakan, namun hasilnya tidak sesuai dengan harapan. "Kami sudah protes ke pihak terkait, tapi belum ada tanggapan yang memuaskan," kata salah satu warga Padang Serai.
Kualitas drainase yang buruk ini menimbulkan kekhawatiran warga akan keselamatan dan kenyamanan mereka. "Kami khawatir jika hujan besar datang, maka area ini akan kembali tergenang," tambah warga lainnya.
Pihak terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bengkulu, belum memberikan pernyataan resmi terkait protes warga ini. Namun, diharapkan agar pihak terkait dapat segera mengambil tindakan untuk memperbaiki kualitas drainase Padang Serai dan memastikan bahwa proyek ini dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi warga
Menurut warga Padang serai,kalau begini hasil nya akan menambah sarang nyamuk saja,karena air dari drainase,tergenang
Entah apa penyebab nya bisa begitu
Biasa nama pekerjaan proyek ada tim pengawasan,agar pekerjaan sesuai dengan perencanaan awal pekerjaan,ungkap warga dengan kesal. ( Red*)


Posting Komentar