15 februari 2026- Banyuasin Sumsel Muhammad Asri,SH akrab disapa Asri Lambo yang merupakan Aktivis Agraria & Lingkungan Hidup menyoroti Potensi Limbah Pertanian di Sumsel khususnya di Banyuasin,menurutnya Banyuasin sebagai Lahan terluas Pertanian Padi di Indonesia dan Juga Perkebunan Kelapa & Sawit serta Perikanan berpotensi menjadi Pusat Pengolahan Hilirisasi Limbah Terpadu terbesar di Indonesia,
Kita punya bayak sekali Limbah dari Pertanian, Padi itu ada Limbah Jerami bisa sampai 500.000 Ton / Panen, Belum lagi dari Kelapa ada Sabut Kelapa,bisa 120.000 Ton/Panen, belum lagi dari limbah Perikanan/Udang dll,
Dengan Potensi sebesar itu
Banyuasin sangat berpotensi untuk di bangun Industri Pengolahan Limbah untuk Pakan,Pupuk,Mebel dan masih bayak lagi yang dapat diolah dari bahan baku limbah tersebut,
Tinggal lagi Kesiapan SDM,Teknologi Mesin & Digital yang dapat mengubah limbah-limbah tersebut menjadi bahan Berguna dimana selama ini banyak dibiarkan begitu saja.
Jika ini dilakukan bukan hanya bernilai Ekonomis akan tetapi juga sekaligus menjaga Lingkungan Hidup bebas limbah dan ramah lingkungan yang menjadi juga progam Prioritas Negara bahkan Dunia Internasional
Asri yang juga merupakan Tenaga Ahli Bupati Banyuasin menambahkan,tentu kita harapkan ini dapat diolah oleh masyarakat/pengusaha Lokal langsung disertai Permodalan yang kuat sehingga ini menjadi pendapatan baru bagi Masyarakat dan juga dapat meningkatkan PAD Kabupaten Banyuasin.
Perlu diketahui Pusat industri pengolahan limbah pertanian terpadu berfokus pada konversi biomassa (jerami, pelepah sawit, Sabut Kelapa, Limbah Ikan/Udang, kotoran ternak dll) menjadi produk bernilai ekonomis seperti kompos, biogas, dan energi terbarukan melalui sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
Kita juga dapat mencontoh Jerami padi di Thailand semakin banyak diolah menjadi produk ramah lingkungan, termasuk kertas yang dapat terurai secara hayati, kemasan makanan, dan peralatan makan (misalnya, mangkuk dan piring) untuk menggantikan plastik. ( Red*)

Posting Komentar