Dinilai Pemkot Lubuklinggau Gagal Atasi Dilema Sampah


13 februari 2026 Lubuklinggau Sumsel Persoalan sampah kota lubuklinggau mulai mengkhawatirkan pemerintah dinilai tidak serius dalam penanganan keluhan ini terus mengalir di kalangan elemen-elemen masyarakat akhirnya hal ini mendapat tanggapan serius dari salah satu calon advokat muda meminta walikota memprioritaskan persoalan urgensi. 


Feri Isrop, SH.,saat diwawancarai lewat whatsapp Jum'at 13 februari 2026 merupakan alumni Hukum Tata Negara (HTN) STAI. Bumi Silampari Kota lubuklinggau, salah satu kaderisasi  organisasi Advokat Penasehat Hukum Independen Garda Utama (PHIGMA) meminta kepada pemerintah kota lubuklinggau untuk mengatasi delema yang ada saat ini.


"Pemerintah kota lubuklinggau seyogyanya memprioritaskan mengenai penanganan dilema sampah dengan penggaran yang optimal kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kenapa coba bayangkan dengan armada pengangkut sampah tidak mencukupi dilingkungan masyarakat untuk kebutuhan delapan kecamatan dan lelamahnya penggaran untuk Dinas Lingkungan Hidup inilah kami menilai akar dari pemicu. 


Menurut. Pemerintah kota lubuklinggau hendaklah bijak dalam pengelolaan APBD jangan selalu memprioritaskan infrastuktur coba kurangi mana yang urgensi dan tidak. ( Red*)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama