PALEMBANG – Program Studi S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kesehatan dan Teknologi (FKesT) Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Palembang menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa penyuluhan gizi dan pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin di Kantor KUA Alang-Alang Lebar, Palembang.
Kegiatan bertema "Penyuluhan Gizi: Upaya Pencegahan Stunting pada Calon Pengantin dalam Persiapan Bereproduksi" ini merupakan bagian dari komitmen UNISA Palembang dalam mendukung upaya pemerintah menekan angka stunting melalui edukasi kesehatan sejak masa pranikah.
Ketua Program Studi S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan UNISA Palembang, Wita Solama, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membekali calon pengantin dengan pengetahuan mengenai gizi seimbang serta mengetahui kondisi kesehatan mereka sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.
"Tujuan utama dari pengabdian masyarakat ini adalah membekali para calon pengantin dengan pengetahuan gizi yang tepat, sekaligus mengetahui status kesehatan awal mereka. Ini merupakan langkah deteksi dini dan persiapan yang matang agar bersama-sama kita dapat mencegah stunting pada generasi mendatang," ujar Wita Solama.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala KUA Alang-Alang Lebar, Zulfikar, yang menilai edukasi kesehatan bagi calon pengantin memiliki peran penting dalam membangun keluarga yang sehat dan berkualitas.
"Kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran tim dari UNISA Palembang. Edukasi kesehatan dan persiapan gizi menjelang pernikahan sama pentingnya dengan persiapan mental maupun spiritual. Kami berharap ilmu dan pemeriksaan yang diberikan hari ini menjadi bekal berharga bagi calon pengantin untuk membangun keluarga yang sehat, kuat, dan sejahtera," ungkapnya.
Pada sesi utama, penyuluhan disampaikan oleh Bd. Titin yang memberikan materi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, kesehatan reproduksi, serta persiapan kehamilan yang sehat. Sebanyak 35 calon pengantin mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif berdiskusi selama penyuluhan berlangsung.
Tidak hanya mendapatkan materi edukasi, seluruh peserta juga menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bentuk tindak lanjut dari penyuluhan. Pemeriksaan meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, Lingkar Lengan Atas (LILA), serta pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) untuk mengetahui status gizi dan kesiapan fisik calon pengantin sebelum memasuki masa reproduksi.
Melalui kegiatan yang mengintegrasikan edukasi dan pemeriksaan kesehatan tersebut, UNISA Palembang berharap para calon pengantin memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga kesehatan sebelum menikah, sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, berkualitas, dan terbebas dari risiko stunting.
Program ini juga menjadi wujud nyata peran perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui kolaborasi dengan KUA Alang-Alang Lebar dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga sejak tahap pranikah. ( Red)

Posting Komentar