LUBUKLINGGAU – Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Negeri 1 Lubuk Linggau memasuki tahapan kampanye. Dua kandidat calon Ketua OSIS menyampaikan visi, misi dan program kerja di hadapan para siswa, Senin (5/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB tersebut menjadi kesempatan bagi masing-masing kandidat untuk memperkenalkan gagasan sekaligus menyampaikan program yang akan dijalankan apabila mendapat kepercayaan memimpin OSIS.
Dua kandidat yang mengikuti pemilihan tersebut yakni kandidat nomor urut 1, M. Bayu Pratama, dan kandidat nomor urut 2, Attisyha Dara Azzahra. Keduanya menyampaikan gagasan mengenai pengembangan kegiatan siswa agar OSIS semakin aktif, kreatif serta mampu menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan potensi dan prestasi.
Kepala SMAN 1 Lubuk Linggau, Lia Karmila, M.Pd., menyampaikan bahwa pemilihan Ketua OSIS bukan sekadar proses pergantian kepengurusan organisasi siswa. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran demokrasi bagi para siswa.
Menurutnya, para siswa diberikan kebebasan untuk menentukan pilihan berdasarkan visi, misi dan program yang ditawarkan masing-masing kandidat. Kebebasan dalam menentukan pilihan tersebut diharapkan tetap dilakukan dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung sikap saling menghargai.
Pihak sekolah juga mengingatkan agar seluruh tahapan pemilihan berlangsung secara jujur, tertib dan tanpa adanya tekanan terhadap pemilih.
Sementara itu, Ketua DPD LBH PETA Sumatera Selatan, Hazam, mengapresiasi pelaksanaan pemilihan Ketua OSIS yang memberikan ruang kepada siswa untuk belajar menyampaikan gagasan dan menjalankan proses demokrasi di lingkungan sekolah.
“Pemilihan Ketua OSIS merupakan bagian dari proses pendidikan karakter. Anak-anak belajar menyampaikan visi dan misi, menghargai perbedaan pilihan, berkompetisi secara sehat serta memahami bahwa setiap amanah kepemimpinan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Hazam.
Ia berharap seluruh kandidat dapat menjaga suasana pemilihan tetap kondusif dan menjadikan perbedaan pilihan sebagai bagian dari proses pembelajaran.
“Yang terpenting bukan hanya siapa yang terpilih, tetapi bagaimana seluruh prosesnya dapat membentuk karakter siswa agar mampu menjadi generasi yang demokratis, bertanggung jawab dan menghargai aturan,” tambahnya.
Menurut Hazam, kepemimpinan di lingkungan sekolah juga dapat menjadi pengalaman awal bagi siswa untuk memahami pentingnya integritas, transparansi dan tanggung jawab dalam menjalankan sebuah organisasi.
Siapa pun yang nantinya dipercaya menjadi Ketua OSIS SMAN 1 Lubuk Linggau diharapkan mampu menjalankan amanah, mengakomodasi aspirasi siswa serta menghadirkan berbagai kegiatan positif yang mendukung prestasi dan kreativitas peserta didik.
Dengan adanya proses kampanye dan penyampaian visi-misi tersebut, para siswa diharapkan dapat menggunakan hak pilihnya secara bijak dan bertanggung jawab sesuai dengan pilihan masing-masing. ( Red )

Posting Komentar