Ketua DPD LBH PETA Sumsel Apresiasi Tes Urine 32 Personel Polsek Batanghari Leko, Tegaskan Pentingnya Integritas dan Pemberantasan Narkoba


MUSI BANYUASIN
– Ketua DPD LBH PETA Sumatera Selatan, Hazam, mengapresiasi langkah Polsek Batanghari Leko yang melaksanakan tes urine terhadap seluruh personel sebagai bentuk pengawasan internal dan upaya mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian.


Sebanyak 32 personel Polsek Batanghari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), mengikuti tes urine yang dilaksanakan di Markas Polsek Batanghari Leko, Selasa (13/10/2026). Berdasarkan informasi hasil pemeriksaan, seluruh personel dinyatakan negatif narkotika.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Batanghari Leko, IPTU Agum Merenra, S.Tr.K., M.H., bersama Kanit Propam AIPTU Yosep Perdamaian H. Siregar, S.H. Adapun pemeriksaan sampel urine dilakukan oleh petugas UPTD Puskesmas Tanah Abang.


Ketua DPD LBH PETA Sumatera Selatan, Hazam, menilai tes urine terhadap anggota kepolisian merupakan langkah penting untuk menjaga disiplin, profesionalitas, serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.


Menurutnya, aparat penegak hukum harus menjadi contoh dalam menaati hukum dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika maupun aktivitas yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.


“Langkah tes urine ini patut diapresiasi sebagai bentuk pengawasan internal. Kami berharap kegiatan seperti ini dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan agar integritas serta profesionalitas anggota Polri tetap terjaga,” demikian pandangan yang dapat disampaikan dari sisi kelembagaan LBH PETA Sumatera Selatan.


Tegas terhadap Narkoba dan Aktivitas Ilegal

Selain melaksanakan tes urine, seluruh personel Polsek Batanghari Leko juga diminta menandatangani surat pernyataan untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkotika, praktik pengeboran minyak ilegal (illegal drilling), penyulingan minyak ilegal (illegal refinery), serta berbagai tindakan lain yang melanggar hukum.


Kapolsek Batanghari Leko IPTU Agum Merenra menegaskan bahwa setiap personel wajib menjaga integritas, disiplin, dan profesionalitas dalam menjalankan tugas.


Ia juga mengingatkan seluruh anggota agar tidak menyalahgunakan kewenangan serta senantiasa menjaga nama baik institusi Polri melalui tindakan nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.


Bagi DPD LBH PETA Sumatera Selatan, upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dan penindakan terhadap aktivitas ilegal perlu dilakukan secara tegas, profesional, transparan, serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


Pengawasan internal yang konsisten dinilai penting untuk memastikan bahwa setiap anggota kepolisian menjalankan tugas sesuai aturan dan tidak terlibat dalam tindakan yang dapat merusak kepercayaan publik.


Harapan untuk Penegakan Hukum yang Bersih

Hazam berharap kegiatan pemeriksaan urine tidak hanya menjadi agenda sesaat, tetapi menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk membangun institusi kepolisian yang bersih, berintegritas, dan dipercaya masyarakat.


Ia juga berharap pemberantasan narkotika serta penanganan praktik illegal drilling dan illegal refinery dilakukan secara serius tanpa pandang bulu, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan proses hukum yang berlaku.


Dengan hasil pemeriksaan 32 personel yang seluruhnya dinyatakan negatif narkotika, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pengawasan internal Polsek Batanghari Leko dalam menjaga kedisiplinan personel.


DPD LBH PETA Sumatera Selatan berharap sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat terus diperkuat demi mewujudkan penegakan hukum yang adil, profesional, dan berintegritas di Sumatera Selatan.

Hazam
Ketua DPD LBH PETA Sumatera Selatan

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama