Diduga Mark-Up Pembangunan Lapangan Futsal di Desa Nakau, ada indikasi korupsi.


27 Januari 2026 - Bengkulu Desa Nakau, diduga Pembangunan lapangan futsal di Desa Nakau, Dusun 2, ada dugaan  merugikan negara. Lapangan futsal yang dibangun dengan dana desa tahun 2025 sebesar Rp 150.579.778,00 ini, tidak sesuai dengan spesifikasi yang diharapkan.


Warga desa mengeluhkan bahwa jaring lapangan yang seharusnya menggunakan besi, malah diganti dengan tali nelon. Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa ada permainan anggaran yang tidak transparan.


"Saya tidak tahu apa yang terjadi, tapi yang jelas lapangan futsal ini tidak sesuai dengan harapan kami," kata salah satu warga desa.Senin (26/ jan/2026)


Kades Nakau, diminta untuk memberikan klarifikasi dan informasi yang akurat mengenai pembangunan lapangan futsal ini. Warga desa berharap agar pembangunan ini dapat diawasi dengan ketat dan transparan, agar tidak ada lagi dugaan mark-up yang merugikan negara


Warga desa Nakau mendesak agar pihak berwenang melakukan pemeriksaan terhadap pembangunan lapangan futsal ini. Mereka berharap agar dapat mengetahui kebenaran dan keadilan, serta memastikan bahwa dana desa digunakan dengan tepat dan transparan.agar menjadi pasilitas desa untuk olahraga masyarakat desa Nakau dusun 2 khusus nya ungkap.warga Nakau,dengan serius karena angaran nya sudah cukup fantastis untuk sebuah ukuran futsal masyarakat di desa


Dengan di gelontorkan nya dana sudah cukup besar hanya di pagar dengan nelon biasa bukan nya besi


Pembangunan lapangan futsal ini merupakan salah satu contoh penggunaan dana desa yang harus diawasi dengan ketat. Warga desa berharap agar pemerintah desa dan pihak berwenang dapat bekerja sama untuk memastikan bahwa dana desa digunakan dengan transparan dan akuntabel.serta tepat guna sesuai kepentingan masyarakat setempat bukan sekedar ada nya pembangunan saja 

Untuk itu kami agak penuh tanda tanya Ungkap warga  ( pram- Tim).

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama