Banjir Bandang Meluas di Empat Kecamatan Sarolangun, Air Capai 3 Meter, Jembatan Gantung Putus



SAROLANGUN, 26 Mei 2026 — Banjir bandang hebat melanda wilayah Kabupaten Sarolangun, Jambi, pada Minggu (26/5/2026), akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan sungai meluap hingga ketinggian air mencapai 2 hingga 3 meter. Bencana ini dilaporkan meluas dan merendam sedikitnya empat kecamatan.


Empat kecamatan yang terdampak yakni Kecamatan Batang Asai, Bathin VIII, Sarolangun, dan Cermin Nan Gedang. Selain merendam permukiman warga, banjir bandang juga mengakibatkan jembatan gantung di Desa Tanjung Gagak putus setelah diterjang derasnya arus air.


Di Kecamatan Bathin VIII, dampak banjir tergolong paling parah. Sedikitnya enam desa terdampak cukup serius, dengan jumlah warga mencapai sekitar 700 kepala keluarga (KK). Desa-desa tersebut antara lain Tanjung Gagak, Rantau Gedang, Pulau Buayo, serta Kecimbung Seberang yang hingga kini masih tergenang air dengan ketinggian cukup tinggi.


Kondisi ini membuat warga kesulitan untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Berdasarkan keterangan warga setempat, proses evakuasi direncanakan akan dilakukan oleh tim BPBD dan pemadam kebakaran menggunakan perahu karet untuk menjangkau wilayah yang terisolasi.


Namun demikian, hingga laporan ini disampaikan, belum terlihat kehadiran langsung dari pihak Pemerintah Kabupaten Sarolangun di lokasi bencana. Diduga keterlambatan informasi disebabkan oleh lumpuhnya jaringan listrik dan internet di wilayah terdampak.


Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan memberikan bantuan dan percepatan evakuasi bagi masyarakat yang masih terjebak di lokasi banjir.


Situasi di lapangan masih terus dipantau, sementara masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah tersebut. ( Yatok)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama