Lubuklinggau Sumatera Selatan Proses seleksi Direktur Utama periode 2026–2031 memasuki tahap kompetisi. Sebanyak lima kandidat terbaik tengah bersaing untuk menduduki posisi strategis tersebut.
Salah satu figur yang menjadi perhatian adalah advokat Feri Isrop, SH. Ia dikenal memiliki latar belakang sederhana, namun memiliki tekad kuat untuk berkontribusi dalam memajukan daerah, khususnya dalam sektor pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Dalam wawancara bersama awak media, Feri Isrop menyampaikan optimismenya terhadap proses seleksi yang sedang berlangsung. Ia berharap seluruh tahapan berjalan secara jujur, adil, dan transparan tanpa adanya intervensi pihak manapun.
“Mudah-mudahan kompetisi ini berjalan jujur, adil, transparan, dan tidak terkesan ada intervensi, sesuai harapan masyarakat yang selama ini belum mengetahui secara jelas siapa pemimpin PDAM dan bagaimana proses pemilihannya,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).
Menurutnya, sebagai perusahaan milik daerah, PDAM memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, publik berhak mengetahui proses seleksi hingga sosok yang nantinya terpilih sebagai pemimpin.
“Ini perusahaan milik daerah untuk kesejahteraan rakyat. Artinya masyarakat berhak tahu bagaimana proses pemilihan dan siapa yang memimpin PDAM ke depan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Feri juga menyampaikan keyakinannya terhadap kinerja panitia seleksi (Pansel) yang dinilai akan menjalankan tugas secara profesional dalam menentukan figur terbaik.
Sementara itu, Ketua DPD LBH PETA Sumatera Selatan menilai bahwa kehadiran figur-figur dengan latar belakang organisasi, media, hingga advokat seperti Feri Isrop menjadi harapan baru bagi kemajuan PDAM Tirta Bukit Sulap ke depan.
Dengan persaingan yang ketat dan harapan besar dari masyarakat, proses seleksi ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas dan berpihak pada kepentingan publik. ( Red)

Posting Komentar