LUBUKLINGGAU – Kandidat Direktur PDAM Tirta Bukit Sulap Kota Lubuklinggau periode 2026–2031, Fery Isrop, S.H., menegaskan komitmennya apabila dipercaya memimpin perusahaan daerah tersebut. Ia menyebut akan menjadikan 100 hari pertama sebagai fase pembenahan total manajemen dan sistem teknis distribusi air bersih.8/6/2026.
Dalam pernyataannya, Fery menekankan bahwa PDAM harus segera melakukan transformasi menyeluruh, mulai dari tata kelola internal, efisiensi operasional, hingga optimalisasi jaringan distribusi agar pelayanan air bersih kepada masyarakat lebih stabil dan merata.
“PDAM adalah layanan dasar masyarakat. Dalam 100 hari pertama, kami akan fokus pada penataan manajemen, evaluasi sistem teknis, dan pembenahan distribusi agar masyarakat tidak lagi mengalami gangguan air secara berulang,” tegas Fery Isrop dalam keterangannya.
Fokus Pembenahan: Manajemen dan Teknis
Fery menilai sejumlah persoalan klasik PDAM Tirta Bukit Sulap, seperti gangguan distribusi, tekanan air yang tidak stabil, hingga potensi kebocoran jaringan, harus ditangani dengan pendekatan profesional dan terukur.
Ia menekankan perlunya audit internal, pemetaan ulang jaringan pipa, serta penguatan sistem pengolahan air agar pelayanan lebih efektif.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan disiplin kerja dan reformasi birokrasi di lingkungan PDAM agar pelayanan publik tidak terhambat oleh masalah internal.
Target: Pelayanan Air Bersih Lebih Stabil
Menurutnya, langkah awal yang akan dilakukan adalah memastikan suplai air lebih stabil ke seluruh wilayah layanan, termasuk daerah yang selama ini kerap mengalami gangguan distribusi.
“Distribusi harus adil, merata, dan berbasis data teknis. Tidak boleh lagi ada wilayah yang terlalu sering mengalami kekeringan layanan,” ujarnya.
Linggau Menuju Pelayanan Air Lebih Baik
Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat, Fery menegaskan visi besarnya untuk menjadikan PDAM Tirta Bukit Sulap lebih modern, transparan, dan responsif terhadap keluhan pelanggan.
Ia menyebut semangat perubahan ini sebagai bagian dari upaya menjadikan pelayanan air bersih di Kota Lubuklinggau lebih berkualitas dan berkelanjutan.
Catatan Redaksi
Sejumlah pihak sebelumnya juga menyoroti perlunya pembenahan PDAM Tirta Bukit Sulap, terutama terkait gangguan distribusi dan penguatan kapasitas sumber air, yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
LINGGAU JUARA ✌️

Posting Komentar