LUBUK LINGGAU – Ketua DPD LBH PETA Sumatera Selatan, Hazam, mengapresiasi langkah Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, yang turun langsung meninjau kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Kota Lubuk Linggau, Senin (13/7/2026).
Menurut Hazam, kehadiran kepala daerah di tengah peserta didik baru merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya membangun karakter generasi muda sejak dini.
“Kami memberikan apresiasi kepada Wali Kota Lubuk Linggau yang hadir langsung memberikan motivasi kepada para siswa. Kehadiran pemimpin daerah di lingkungan sekolah memiliki nilai edukatif yang sangat penting bagi pembentukan karakter dan semangat belajar peserta didik,” ujar Hazam.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Kota Lubuk Linggau, di antaranya Asisten I H. Heri Zulianta, Inspektur Inspektorat Erwin Armeidi, Kadisdikbud Achmad Asril, Kadis Kominfo Ervan Affansyah, Kasat Pol PP Fahrijal Raharja, Kadishub Hendra Gunawan serta pejabat lainnya.
Hazam menilai pesan yang disampaikan wali kota terkait cinta tanah air, pemanfaatan teknologi secara bijak, serta bahaya penyalahgunaan narkoba sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
“Pendidikan tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga harus membangun karakter, integritas, dan kesadaran hukum. Pesan untuk menjauhi narkoba dan menggunakan teknologi secara positif merupakan bekal penting bagi pelajar dalam menghadapi perkembangan zaman,” katanya.
Ia juga mendukung pelaksanaan MPLS yang mengedepankan prinsip ramah anak, edukatif, inspiratif, menyenangkan, dan bermakna sebagaimana disampaikan oleh Wali Kota Lubuk Linggau.
“Lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi peserta didik baru. MPLS harus menjadi sarana pengenalan lingkungan pendidikan yang positif, bukan ajang perpeloncoan atau kegiatan yang merugikan siswa,” tegas Hazam.
Hazam berharap seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, orang tua hingga masyarakat, dapat terus bersinergi dalam menciptakan dunia pendidikan yang berkualitas dan berorientasi pada masa depan generasi bangsa.
“Anak-anak yang mengikuti MPLS hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu, mereka harus mendapatkan pendidikan yang berkualitas, perlindungan yang maksimal, serta pembinaan karakter yang kuat agar mampu menjadi generasi yang membanggakan daerah dan bangsa,” tutupnya. ( Red)


Posting Komentar