Sedang Jatuh Ditimpa Tangga, Bendahara LIN Seluma Kehilangan Uang Saat Dampingi Anak Berobat di Palembang


TINTAPETAID.COM | Seluma, 13 Juli 2026
– Musibah bertubi-tubi dialami Shezi Liana Sari, Bendahara Lembaga Investigasi Negara (LIN) Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Di tengah perjuangannya mendampingi sang anak menjalani pengobatan dan operasi di Palembang, ia mengaku menjadi korban dugaan pencurian dengan modus pengalihan perhatian.

Menurut keterangan yang disampaikan kepada awak media, Shezi berangkat dari Kota Bengkulu setelah anaknya, Muhammad Ilham, mendapatkan rujukan dari rumah sakit di Bengkulu untuk melanjutkan perawatan di salah satu rumah sakit di Palembang.


Shezi bersama anaknya tiba di Palembang pada 3 Juli 2026 sekitar pukul 09.00 WIB dan kemudian menyewa kamar kos sebagai tempat tinggal sementara selama proses pengobatan.


Setelah menjalani pemeriksaan, pihak rumah sakit meminta Muhammad Ilham menjalani serangkaian pemeriksaan laboratorium, termasuk tes darah. Dari hasil pemeriksaan tersebut, dokter memutuskan bahwa pasien harus menjalani rawat inap dan operasi.


Namun, musibah kembali menimpa Shezi. Ia mengaku kehilangan uang tunai dan sejumlah barang berharga saat berada di area parkir rumah sakit pada Rabu, 8 Juli 2026, sekitar pukul 11.00 WIB.


Menurut pengakuannya, sebelum kejadian seorang perempuan yang tidak dikenalnya menghampiri sambil menyapa dengan ramah dan menanyakan kondisi anaknya. Perempuan tersebut juga sempat menepuk bahu Shezi.


Korban mengaku setelah itu pikirannya menjadi kosong dan tidak menyadari apa yang terjadi. Beberapa saat kemudian, ia baru menyadari uang serta beberapa barang miliknya telah hilang.


"Rasanya seperti kehilangan kesadaran sesaat. Setelah itu saya baru sadar barang-barang saya sudah tidak ada," ujar Shezi kepada awak media melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp.


Di tengah cobaan yang dialaminya, Shezi berharap doa serta dukungan dari keluarga besar, rekan-rekan di Lembaga Investigasi Negara (LIN), maupun masyarakat yang berkenan membantu agar operasi anaknya dapat berjalan lancar dan diberi kesembuhan.


"Kami hanya memohon doa dan dukungan agar proses operasi anak saya berjalan dengan baik. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan semua pihak," ungkapnya.


Hingga berita ini diterbitkan, informasi yang dimuat masih berdasarkan keterangan korban. Belum ada informasi resmi mengenai laporan kepada pihak kepolisian maupun tanggapan dari pihak rumah sakit terkait dugaan peristiwa tersebut.

(Hen Maras)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama