Jakarta, 28 September 2026 — Memperingati Hari Pertambangan dan Energi, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Komitmen tersebut dilakukan melalui penyediaan batu bara, pengembangan hilirisasi, pemberdayaan masyarakat, hingga pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Langkah PTBA tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mendorong kemandirian energi sekaligus meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.
Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, mengatakan perusahaan terus melakukan transformasi bisnis agar mampu memenuhi kebutuhan energi nasional sekaligus memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.
“PTBA berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi nasional, mengembangkan hilirisasi, serta menjalankan pertambangan yang bertanggung jawab. Kami ingin memastikan sumber daya yang dikelola memberikan nilai tambah dan manfaat berkelanjutan bagi Indonesia,” ujar Bambang.
Selain memenuhi kebutuhan batu bara domestik dan pasar ekspor, PTBA juga terus mengembangkan berbagai program hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral dan batu bara.
Salah satu pengembangan yang dilakukan adalah kalium humat bersama Universitas Gadjah Mada (UGM). PTBA juga mendorong pengembangan dimetil eter (DME) sebagai bagian dari diversifikasi energi.
Sementara itu, Direktur Komersial & Supply Chain PTBA, Rifqi Hari Muji, menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri tetap menjadi salah satu prioritas strategis perusahaan.
Hal tersebut disampaikan Rifqi dalam acara Coaltrans Asia 2026 di Bali, Senin (28/9/2026).
“Prioritas strategis PTBA adalah menjaga ketahanan energi domestik sekaligus menjadi mitra pasokan yang andal di pasar komoditas global. Kami terus mengoptimalkan operasional dan rantai pasok untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri serta menjaga komitmen kepada pelanggan internasional,” jelas Rifqi.
Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan
Tidak hanya berfokus pada kegiatan pertambangan dan penyediaan energi, PTBA juga menjalankan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Program tersebut mencakup pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), sektor pendidikan, serta peningkatan kesehatan masyarakat.
Di bidang lingkungan, perusahaan menjalankan reklamasi lahan pascatambang dan pemanfaatan lahan secara produktif. PTBA juga terus mendorong pengembangan energi baru dan terbarukan sebagai bagian dari upaya mendukung transisi energi.
Melalui momentum Hari Pertambangan dan Energi, PTBA menegaskan perannya untuk terus mendukung kemandirian energi Indonesia, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, serta menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan. ( Red*)


Posting Komentar