​Sebut RN Baru Kenal Tersangka FH, Ketua Gerindra Mura Klarifikasi Isu Aliran Dana KUR


MUSI RAWAS Sumatra Selatan Tinta Peta. Id – Ketua DPC Partai Gerindra sekaligus Wakil Bupati Musi Rawas, Suprayitno, angkat bicara terkait isu miring yang menerpa salah satu kader partai berinisial RN. Anggota DPRD Sumatera Selatan tersebut belakangan santer dikaitkan dengan FH, tersangka kasus dugaan korupsi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Sumsel Babel.


Batasan Struktural dan Keprihatinan Pribadi

Saat dikonfirmasi pada Minggu (10/05/2026), Suprayitno menjelaskan bahwa secara struktural, kewenangan untuk memberikan pernyataan resmi berada di tangan pengurus DPD tingkat provinsi, mengingat RN adalah anggota DPRD tingkat provinsi.


"Jika posisinya di DPRD kabupaten, saya bisa bicara panjang lebar. Namun, sebagai sesama kader dan karena RN adalah warga Megang Sakti sekaligus keponakan saya, secara pribadi saya merasa prihatin atas isu yang berkembang," ungkap Suprayitno di kediamannya.


Klaim Ketidaksesuaian Garis Waktu (Timeline)

Terkait keterkaitan RN dalam pusaran kasus korupsi, Suprayitno meminta masyarakat untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah. Ia menyoroti adanya ketidaksesuaian waktu antara terjadinya tindak pidana dengan awal mula perkenalan RN dan tersangka FH.


"Informasi yang saya terima, mereka baru saling mengenal pada 6 Mei lalu. Sementara kasus korupsi KUR tersebut terjadi dalam rentang tahun 2022 hingga 2024. Artinya, perkenalan mereka terjadi jauh setelah kasus itu bergulir," tegasnya.


Klarifikasi Hubungan Pribadi

Menanggapi isu miring yang menyebut RN sebagai "istri simpanan", Suprayitno meluruskan bahwa keponakannya tersebut berstatus single parent. Berdasarkan informasi yang ia himpun, tersangka FH diduga mengklaim kepada RN bahwa istrinya berada di luar negeri dan telah jatuh talak.


Mengenai adanya dugaan aliran dana dari tersangka ke RN, Suprayitno menilai hal tersebut kemungkinan besar sebatas dinamika hubungan pribadi yang tengah terjalin, bukan merupakan bagian dari skema tindak pidana korupsi.


Langkah Partai ke Depan

Suprayitno memastikan bahwa DPD Gerindra Sumsel telah menyiapkan sikap organisasi dan akan mengambil langkah konkret terkait permasalahan ini. Meski belum bertemu langsung dengan RN untuk berdiskusi mendalam, ia berharap publik tidak termakan isu yang semakin liar sebelum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang.


"Kami meminta masyarakat bijak menyaring informasi. Pihak berwenang sejauh ini belum menyatakan secara resmi adanya keterlibatan RN dalam tindak pidana yang dilakukan FH," pungkasnya.

Liputan editor : Bk Red

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama