DPRD Sumsel Terima Aspirasi Mahasiswa Terkait Kondisi Ekonomi Nasional


Palembang – DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menerima aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Sumatera Selatan dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di Gedung DPRD Sumsel. Aspirasi tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sumsel Ilyas Panji Alam didampingi anggota DPRD Sumsel Lindawati Syaropi dan Elvaria Novianti.

Kehadiran unsur pimpinan dan anggota DPRD Sumsel dalam menerima massa aksi merupakan bentuk komitmen lembaga legislatif dalam menjalankan fungsi representasi dan penyerapan aspirasi masyarakat. DPRD Sumsel memberikan ruang kepada mahasiswa untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dinilai menjadi perhatian masyarakat.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi ekonomi nasional, di antaranya kenaikan biaya hidup, ketidakstabilan harga kebutuhan pokok, melemahnya nilai tukar rupiah, serta sejumlah program pemerintah yang dinilai belum memberikan dampak yang luas bagi masyarakat. Selain itu, massa aksi juga menyampaikan berbagai tuntutan terkait kebijakan publik dan pelayanan kepada masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Sumsel Ilyas Panji Alam menegaskan bahwa DPRD Sumsel terbuka terhadap seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat, termasuk dari kalangan mahasiswa. Menurutnya, setiap masukan dan tuntutan yang disampaikan akan menjadi perhatian DPRD untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku.

“Aspirasi yang disampaikan adik-adik mahasiswa akan kami tampung dan akan kami teruskan kepada pemerintah pusat melalui mekanisme yang berlaku,” ujar Ilyas Panji Alam di hadapan peserta aksi.

Melalui penerimaan aspirasi tersebut, DPRD Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah. DPRD Sumsel juga berharap dialog dan penyampaian aspirasi dapat terus dilakukan secara konstruktif sebagai bagian dari penguatan demokrasi serta upaya bersama dalam mendorong kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama