Feri Isrop, S.H Masuk Tiga Besar Calon Dirut PDAM Tirta Bukit Sulap Lubuklinggau


7/6/2026- Lubuklinggau — Nama Feri Isrop, S.H kembali menjadi sorotan publik setelah dikabarkan masuk dalam tiga besar calon Direktur Utama perusahaan daerah air minum Kota Lubuklinggau.


Feri Isrop merupakan putra daerah Lubuklinggau, Sumatera Selatan, yang lahir pada Jumat, 25 April 1980 di Kelurahan Lubuk Aman, Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Ia merupakan anak ke-5 dari 7 bersaudara.


Latar Belakang Pendidikan

Feri Isrop menempuh pendidikan di SMU Muhammadiyah 1 Lubuklinggau dan lulus pada tahun 2000. Ia kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di bidang hukum dan tercatat sebagai alumni Sekolah Tinggi Agama Islam Bumi Silampari Kota Lubuklinggau, dengan fokus pada Hukum Tata Negara (HTN).

Pada tahun 2026, ia juga mengikuti pendidikan profesi advokat untuk memperkuat kompetensi di bidang hukum.


Karier Jurnalistik dan Media

Di dunia profesi, Feri Isrop dikenal aktif sebagai wartawan online. Ia juga memimpin perusahaan media: PT Bintang Nusantara Keadilan, yang menaungi media daring “Bintang Nusantara”.

Melalui aktivitas tersebut, ia terlibat dalam pengelolaan informasi dan pemberitaan di tingkat lokal maupun regional.


Pengalaman dan Kegiatan Luar Negeri

Pada 12 April 2024, Feri Isrop mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) luar negeri yang dilaksanakan di Malaysia dan Thailand sebagai bagian dari pengembangan pengalaman akademik dan sosial.


Seleksi Calon Dirut PDAM

Pada tahun 2026, Feri Isrop mengikuti seleksi calon Direktur Utama PDAM Tirta Bukit Sulap Kota Lubuklinggau. Dalam proses seleksi tersebut, ia dilaporkan berhasil menembus tahap akhir dan masuk dalam tiga besar kandidat.


Penutup

Perjalanan karier Feri Isrop menunjukkan kombinasi latar belakang jurnalistik, pendidikan hukum, dan keterlibatan dalam proses seleksi jabatan publik daerah. Proses seleksi pimpinan PDAM sendiri menjadi bagian penting dalam penguatan layanan air bersih di Kota Lubuklinggau.


Berikut adalah contoh visi dan misi yang dapat disampaikan oleh Feri Isrop, S.H. apabila terpilih menjadi pimpinan/ Direktur PDAM Tirta Bukit Sulap Kota Lubuklinggau, disusun secara profesional berdasarkan isu umum PDAM dan arah perbaikan pelayanan publik:


VISI

“Mewujudkan PDAM Tirta Bukit Sulap Kota Lubuklinggau sebagai perusahaan air minum daerah yang profesional, transparan, sehat secara keuangan, dan mampu memberikan pelayanan air bersih yang merata, berkualitas, serta berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.”


MISI

1. Peningkatan Kualitas Pelayanan Air Bersih

Menjamin distribusi air yang stabil, merata, dan bertekanan optimal ke seluruh pelanggan

Mengurangi gangguan aliran air dan kebocoran jaringan

Respons cepat terhadap keluhan pelanggan


2. Reformasi Manajemen dan Tata Kelola Perusahaan

Menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme

Mencegah praktik yang merugikan perusahaan dan pelayanan publik


3. Modernisasi Infrastruktur dan Teknologi

Peremajaan jaringan pipa lama yang sering bermasalah

Peningkatan kapasitas instalasi pengolahan air

Digitalisasi sistem pelayanan dan pembayaran pelanggan


4. Penguatan Keuangan dan Efisiensi Operasional

Meningkatkan pendapatan perusahaan melalui perbaikan manajemen tagihan

Mengurangi kebocoran air (non-revenue water)

Efisiensi anggaran operasional tanpa mengurangi kualitas layanan


5. Pelayanan Publik yang Responsif dan Humanis

Membuka kanal pengaduan yang cepat dan mudah diakses masyarakat

Meningkatkan kecepatan penanganan gangguan layanan

Membangun komunikasi aktif dengan pelanggan


6. Peningkatan Kesejahteraan SDM PDAM

Meningkatkan kompetensi pegawai melalui pelatihan

Mendorong budaya kerja disiplin dan profesional


Memberikan penghargaan berbasis kinerja

7. Komitmen terhadap Transparansi dan Kepercayaan Publik

Membuka informasi kinerja perusahaan secara berkala

Melibatkan pengawasan publik dan stakeholder

Menjadikan PDAM sebagai institusi yang dipercaya masyarakat


Penegasan

Visi-misi ini bersifat konseptual dan umum sebagai gambaran arah kepemimpinan PDAM yang ideal, khususnya dalam konteks tantangan pelayanan air bersih di Kota Lubuklinggau. ( Red)


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama