LUBUK LINGGAU – Suasana berbeda tampak menyelimuti Rumah Tahanan (Rutan) Polres Lubuk Linggau, Polda Sumatera Selatan, Jumat (12/6). Di balik jeruji besi, puluhan tahanan mengikuti kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang berlangsung khusyuk dan penuh haru.
Program pembinaan yang rutin digelar ini menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis Polres Lubuk Linggau dalam memberikan pembinaan kepada para tahanan selama menjalani proses hukum.
Dalam kegiatan tersebut, hadir penceramah yang dikenal aktif memberikan pendekatan keagamaan yang menenangkan, yakni Aiptu Bambang Arianto. Di hadapan para warga binaan, ia menyampaikan tausiyah yang mengajak para tahanan untuk menjadikan masa penahanan sebagai momentum introspeksi diri dan memperbaiki kehidupan.
Dalam ceramahnya, Aiptu Bambang menegaskan bahwa setiap manusia tidak lepas dari kesalahan dan kekhilafan. Namun, kesempatan untuk berubah dan kembali ke jalan yang lebih baik selalu terbuka.
“Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan dan kekhilafan. Namun, sebaik-baiknya orang yang bersalah adalah mereka yang mau mengakui kesalahannya, menyesalinya, dan bertekad kuat untuk bertaubat serta tidak mengulangi perbuatan tersebut di masa depan,” ujarnya.
Selain memberikan motivasi spiritual, para tahanan juga diajak untuk memanfaatkan waktu selama berada di dalam rutan dengan memperbanyak ibadah, meningkatkan kualitas salat, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak zikir agar memperoleh ketenangan batin selama menjalani proses hukum.
Suasana haru terlihat ketika sejumlah tahanan tampak tertunduk dan meneteskan air mata saat mendengarkan siraman rohani yang disampaikan.
Secara terpisah, Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi menyampaikan bahwa kegiatan Binrohtal merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis.
Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam membina mental dan karakter para tahanan agar nantinya dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, religius, dan bermanfaat.
Melalui kegiatan ini, Polres Lubuk Linggau berharap para tahanan tidak hanya memperoleh efek jera secara hukum, tetapi juga mengalami perubahan pola pikir dan perilaku menuju kehidupan yang lebih positif setelah bebas nanti. ( Red*)

Posting Komentar